Jumat, 23 Agustus 2019

Pulau Karimunjawa surga bawah laut

 

Karimunjawa

jika kalian disuruh untuk menyebutkan wilayah Indonesia yang mempunyai pemandangan alam berupa laut yang indah, pasti rata-rata dari kalian akan menyebutkan Bali sebagai suatu pulau yang memiliki destinasi laut yang indah. namun tahukan kalian bahwa Karimunjawa juga memiliki destinasi wisata yang tidak kalah menarik dari Pulau Bali, dan Raja Ampat. 
Pulau Karimunjawa terletak di sebelah Utara Pulau Jawa. Namun demikian, Pulau Karimunjwa sendiri masuk ke dalam wilayah Kabupaten Jepara, sehingga Karimunjawa merupakan suatu kecamatan yang berada di bawah pemerintahan Kabupaten Karimunjwa. 

dari postingan ini saya akan berbagi pengalaman saya selama melakukan penelitian dan tentunya diselingi dengan liburan yah biar hidup tidak spaneng-spaneng amat kata generasi Mileniall. untuk menuju pulau karimunjawa kita harus menyebrang menggunakan kapal, dan kebetulan saat itu saya dan rombongan menggunakan kapal ferri siginjai. sebenarnya terdapat beberapa jenis kapal yang dapat kita pilih untuk menyebrang ke pulau Karimunjawa, namun kita memilih kapal tersebut karena faktor harga pas lah yahhh untuk kantong mahasiswa hehhe. owhh iya selain jalur laut, terdapat juga jalur udara yang dapat kita gunakan untuk sampai ke pulau karimunjawa. bagi kalian yang hendak berlibur ke pulau Karimunjawa hendaknya mengecek terlebih dahulu jadwal pemberangkatan trasportasi laut atau udara yang hendak kita gunakan, karena apa kedua transportasi tersebut hanya melayani jadwal pemberangkatan di jam-jam tertentu saja yah guysss. 
oke lanjut ke topik selanjutnya. perjalanan menggunakan kapal siginjai membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam. jika kita menggunakan pesawat paling 30 menit saja kita sudah sampai. berhubung ini pertama kalinya saya naik kapal, jadi saya dan beberapa teman-teman mabuk laut. selama perjalanan saya hanya tidur bangun beberapa menit terus tidur lagi wkwkwk. hal itu dilakukan untuk mengurangi pusing kepala. 
sesampainya di dermaga, kita berjalan kaki untuk sampai ke penginapan yang letaknya tidak jauh dari dermaga tersebut. disepanjang perjalanan kita akan dapat menemukan dengan mudah berjejeran tulisan "Home Stay" . yapss rata-rata masyarakat disini menjadikan rumah atau sengaja membangun tempat untuk dijadikan penginapan bagi wisatawan. harga sewa kamar rata-rata 100-200 rb per malam. harga itu yang paling murah yakk. karena ini program penelitian, maka hari pertama sampai hari ketiga yaitu mulai tanggal 29 April-1 Juni 2019, kelompok saya lebih difokuskan untuk mencari data-data terlebih dahulu. berhubung saya mengambil topik penelitian tentang Folklor, hal itu membuat kelompok saya disamping mencari data, kita .juga diselingi untuk berwisata karena topik yang kita ambil diharuskan untuk observasi ke lapangan sesuai dengan hasil dari data wawancara. 
jadi selama penelitian tersebut kita ,berhasil mengunjungi tempat wisata berupa Bukit Joko Tua. 
Bukit Joko Tua
bukit Joko tua merupakan suatu bukit yang berada di sebelah selatan  (kalau nggk salah, maklum beda tempat seketika lupa arah mata angin wkwkkw) dari puskesmas atau pasar di Karimunjawa. bukit ini sepertinya sudah tidak dikelola lagi sebagai tempat wisata, dikarenakan fasilitas yang terdapat di tempat ini sudah terlihat tidak terawat lagi. untuk dapat mencapai bukit tersebut, kita harus menaiki anak tangga yang lumayan banyak. jika kalian hendak kesini jangan lupa untuk membawa air minum. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar